Sabtu, 08 Februari 2014

TIPS + PENGALAMAN DALAM MENCARI TEMPAT MENGINAP SAAT BACKPACKING


Sebelum melakukan BACKPACKING (Orang yang melakukan perjalanan dengan biaya minim kesuatu tempat), terlebih dahulu mencari informasi (Survey) baik dari Transportasi, tempat wisata ( Destinasi ), hingga tempat menginap (Akomodasi).

Tempat menginap sangat berpengaruh erat dalam hal biaya didalam perjalanan, jika semakin lancar anda bisa menyusun ITINERARY (Perencanaan perjalanan), dengan sendirinya anda akan mengetahui berapa banyak biaya yang diperlukan untuk melakukan Backpacking tersebut, bahkan perjalanan anda bisa GRATIS. Simak pembahasan dibawah ini khusus tentang TEMPAT MENGINAP.

Pada saat Backpacking di Lombok, Kami tidur di Kursi Rotan itu, beratapkan langit, berdindingkan suara deburan ombak, udara segar menyelimuti kami.

ada yang ingat ini?? :D

Bagaimana caranya tempat menginap tidak mengorek kantong keuangan anda dalam-dalam selagi melakukan Backpacking? Bagaimana caranya menginap dengan aman (tidak terjadi kejahatan terhadap diri kita) ??. Baiklah akan dipaparkan beberapa TIPS DALAM MENCARI TEMPAT MENGINAP SAAT BACKPACKING, seperti menginap di :

1.       Penginapan, Homestay, Hotel, Villa, dan sejenisnya
-          Carilah referensi hotel dsb-nya di situs-situs internet tertentu sebelum melakukan backpacking.
-          Untuk beberapa tempat menginap yang tidak ada referensi di internet anda bisa menanyakan pada teman yang sudah pernah ke tempat tersebut atau teman lokal yang tinggal didaerah tersebut.
-          Usahakan untuk menawar harga penginapan (nego), ingat jangan malu menawar, kecuali di hotel berbintang loh :D
-          Jelilah pada diskon yang ditawarkan oleh hotel dsb-nya.

Pengalaman saya :
Pengalaman tak terlupakan saat menginap di tempat seperti di atas, tepatnya saat saya sedang backpacking ke Jawa Timur Part 3 (Bromo, Batu Malang & Suramadu) pada bulan November 2012. Malam hari kami tiba di kota Batu, Malang. Segeralah kami mencari penginapan, kebetulan kami membaca sebuah tulisan tentang adanya villa yang bisa disewa tak jauh dari kami diturunkan oleh Bus. Setelah menemukan alamat Villa tersebut, kami pun menanyakan harga permalamnya.
Apa yang terjadi?? Yupz harga high seasonnya yang 2 juta tersebut dapat kami nikmati hanya seharga Rp.500.000, dan itu kami bagi dua dengan rincian Rp.200.000 (saya + anak), Rp.300.000 ( teman saya + suaminya) dengan fasilitas lengkap.

Villa di Batu Malang
2.       Menginap di Rumah Penduduk Lokal
-          Saat berkunjung ke daerah pedalaman sering kita temui penduduk yang sangat welcome terhadap pendatang khususnya wisatawan, manfaatkan ini untuk mendapatkan penginapan gratis. Tapi ingat sebaiknya kita mempunyai timbal balik positif dari gratis tersebut, contohnya menyewa kapal/kelotok/ketinting atau alat transportasi lainnya dari mereka.
-          Membantu masyarakat tersebut didalam kesaharian mereka, contohnya jika mereka seorang petani bantulah untuk kegiatan bertani mereka.
-          Memberi ilmu yang bermanfaat pada mereka, termasuk memberikan buku bacaan.

Pengalaman saya :
Saat saya melakuakan perjalanan ke kepulauan Togean (Sulawesi Tengah) selama 6 hari, hanya 1 hari saja saya menginap di penginapan, selebihnya dirumah penduduk dan gratis.

3.       Menginap di Rumah Host (Teman lokal yang bersedia meng-Guide-kan free)
-          Posting perjalanan yang akan anda lakukan ke group social media yang berhubungan dengan dunia jalan-jalan.
-          Cari referensi dari teman yang pernah ke daerah tersebut, dan jangan malu meminta kontak teman yang biasa menjadi Host di daerah tersebut, namun perlu di ingat, karena kita mendapatkan Host dari teman yang memberi referensi, maka secara tidak langsung kita berhubungan dengan 2 teman, jadi jagalah nama baik kedua teman kita tersebut.
-          Dari kita memulai perjalanan hingga kita sampai DIRUMAH sendiri, selalulah memberi informasi di daerah mana kita sedang berada kepada Host kita.
-          Pembahasan diatas berlaku sama jika menginap di rumah Keluarga anda yang kebetulan tinggal di tempat tersebut (tempat yang anda kunjungi).

Pengalaman saya :
Untuk membalas kebaikan dari keikhlasan para Host-host tersebut, saya pun menjadi host  untuk siapa saja (baik yang saya kenal sebelumnya atau sesudahnya) yang berkunjung ke daerah saya.

4.       Mesjid
-          Sebelum menginap terlebih dahulu kita meminta ijin kepada pengurus mesjid
-          Menginap di Mesjid sebaiknya jangan di dalam mesjid atau tempat yang memang dilarang oleh pengurus mesjid, sebaiknya terlebih dahulu kita harus bertanya dimana letak kita dibolehkan untuk menginap
-          Ketika saya menginap di mesjid, selain melakukan ibadah ada juga kegiatan lainnya yang saya lakukan di mesjid seperti memberikan sedekah di Kotak amal yang berada di dalam mesjid seiklhasnya dan membersihkan mesjid (menyapu atau mengepel atau membersihkan kamar mandi, wc dan tempat wudhu)

Pengalaman saya :
ü  Saat saya menginap di mesjid Aqidah Palangkaraya (Kalimantan Tengah) saya bertemu dengan seorang Bapak yang berasal dari pulau Jawa, beliau juga menginap di mesjid Aqidah tersebut bersama keluarganya (Isteri & anak). Beliau memberikan tips jika ingin menginap di Mesjid yaitu “menginaplah di Mesjid yang ciri-ciri bangunannya seperti mesjid Aqidah tersebut, karena mesjid yang mempunyai ciri khas seperti bangunan mesjid ini adalah Mesjid yang dibangun oleh Bapak Soeharto” ucapnya. Lalu setelah saya pulang dari Backpacking ke Kalimantan Tengah, saya mendapatkan informasi tentang Mesjid yang dimaksud oleh bapak tersebut, bahwa dahulu Bapak Soeharto (Presiden RI ke 2) menyuruh orang kepercayaannya membangun 1000 Mesjid yang bangunannya sama di seluruh Indonesia yang belum memiliki Mesjid. Di Mesjid tersebut selain bersih kita pasti di izinkan menginap, tapi ingat tetap menjaga kebersihan dan izin yaaaaa

Mesjid Aqidah Palangkaraya

ü  Ketika saya melakukan backpacking ke Lombok (Nusa Tenggara Barat) saya bersama 5 teman saya berniat untuk menginap di salah satu mesjid di Lombok, dan terlebih dahulu kami meminta izin, oleh warga setempat kami diantar kerumah Kepala Desa, dan apa yang terjadi? Kami tidak di izinkan menginap di Mesjid karena kami secara tidak langsung di suruh menginap di rumah beliau heheee….


5.       SPBU
-          Sebelum menginap terlebih dahulu kita meminta ijin kepada penjaga SPBU
-          Jika saat backpacking kita menggunakan alat transportasi roda 2 atau roda 4, sebaiknya kita membeli bahan bakar kendaraan di SPBU yang kita rencanakan sebagai tempat untuk menginap
-          Jangan menyalakan api

Pengalaman saya :
Selama saya backpacking baru sekali saya menginap di SPBU, itu pun bukan di malam hari, melainkan pagi hari (dari pukul 08.30 sampai 11.00), kalau hanya untuk istirahat tidak lebih dari satu jam sering saya lakukan, itu dikarenakan rata-rata penjaga SPBU orangnya cuek dan berharap kita tidak menginap disana, huffttt !!!!


6.       Pos Polisi, Pos TNI, Pos Kamling, dan sejenisnya
-          Sama dengan tempat menginap sebelum-sebelumnya, terlebih dahulu kita harus meminta ijin

Pengalaman saya :
Pos Polisi & pos tentara adalah penginapan gratis yang paling aman (menurut saya lohh).

7.       Halte, Stasiun, Terminal, Bandara dan sejenisnya
-          Ini adalah tempat menginap yang paling rawan
-          Usahakan tidak menujukkan barang berharga selama anda berada ditempat tersebut termasuk handphone
-          Surveylah terlebih dahulu lokasi tersebut, siapa tau anda mendapatkan tempat yang aman plus enak di badan (bisa selonjoran bebas).

Pengalaman saya :
-          Dimana dan kapan pun kita harus mempunyai senjata untuk melindungi diri, tapi yang pastinya tidak bisa disita oleh pihak yang berwenang. Senjata saya hanyalah sebuah pulpen yang kosong, lalu saya ambil pasir di daerah yang saya singgahi dan memasukkannya didalam pulpen tersebut, itu senjata saya !!!, anda punya senjata selain ini? Share ke saya dunk hehe…
-          Pernah tidur di Halte?? Saya pernah tepatnya di daerah sanur, Bali. Halte adalah tempat tidur yang paling tidak nyaman bagi saya, karena tempat itu sangat terbuka, sehingga tidur pun tidak nyenyak karena kepikiran takut terjadinya kejahatan terhadap diri saya.
Halte di Sanur, Bali tempat gue nginep setelah hitchiking dari bandara :D

8.       Kendaraan (Bus, Mobil, Kapal, Pesawat dan sejenisnya)
-          Jika kondisi tubuh anda memungkinkan, usahakan melakukan perjalanan dimalam hari, sehingga anda bisa menghindari tempat menginap untuk hanya sekedar tidur.
-           Simpanlah barang-barang berharga selama anda tidur di tempat yang aman.
-          Carilah tempat yang nyaman untuk posisi tidur
-          Pakailah kacamata hitam, agar anda aman memantau keadaan disekeliling anda dan dapat mengecoh orang lain tentang keadaan anda.
-          Hal ini juga bermanfaat untuk mengirit waktu perjalanan anda yang dihabiskan hanya untuk menempuh dari satu tempat ke tempat lainnya.

9.       Tenda
-          Lakukan survey terlebih dahulu untuk mencari tau kemungkinkan bisa atau tidaknya untuk mendirikan tenda ditempat tersebut.
-          Sebelum mendirikan tenda ijinlah terlebih dahulu.

Pengalaman saya :
Mendirikan tenda bukan hanya pada saat mendaki gunung saja, dimana pun bisa dilakukan, selagi tempatnya memungkinkan, kegiatan ini sering sekali saya lakukan, walaupun hingga saat ini saya tidak memiliki tenda. Pengalaman NENDA yang paling berkesan adalah ketika melakukan backpacking (touring dengan 5 teman) ke Labuan cermin, Berau, Kalimantan Timur. Kami mendirikan tenda tepat di pinggir pantai, kayu-kayu bekas membuat kapal bertebaran dimana-mana, sehingga kami tidak perlu mencari kayu, cukup meminta ijin pada masyarakat setempat.


Kurang lebih begituah tips dari pengalaman saya, semoga sedikit bermanfaat dan harap maklum dengan kalimat-kalimatnya, karena masih dalam tahap belajar menulis.. jangan lupa share juga pengalaman menginap anda disiniyah… hehee….

12 komentar:

alan nobita mengatakan...

yap setuju,,yg penduduk lokal itu.. punya pengalaman hampoir mirip juga hehe :)

Ridhawaty Thabri Yufana mengatakan...

Kereen! buat referensi saya dan teman2

bang zack mengatakan...

paling enak nginep di masjid hehehe

rahmayana rebang mengatakan...

apalagi kalau berpergian ke pulau-pulau terpencil n paradise gitu.. hehe..

rahmayana rebang mengatakan...

syukur alhamdulilah bisa jadi referensinya mbak dan teman2nya :)
trims sudah berkunjung ke blog saya :)

rahmayana rebang mengatakan...

iya mas, aman dan pastinya kayak musafir gitu :)

backpackerborneo.com mengatakan...

Jadi ingat pas harus tidur pelabuhan yang sepi..gak ada orang, cuma anjing yang sesekali menyalak..

rahmayana rebang mengatakan...

untung tidak di palak sama anjingnya kak indra, kalau dipalak habislah dana travellingnya hehe :D

Emanuel Ndelu Wele mengatakan...

saya pernah tidur di mesjid, waktu solo backpacker ke jawa dan sumatra barat. walaupun saya Nasrani, tapi pengurus mesjid bisa menerimaku dengan sangat baik ...

rahmayana rebang mengatakan...

@Emanuel Ndelu Wele.. iya mas, terima kasih sudah berkunjung di Blog saya :)

Akhmad Saikhu mengatakan...

pengalaman tidur di ruang tunggu bandara, gudang stasiun semarang, pos ronda

IBU ROSMIATI mengatakan...

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates