Sabtu, 08 Februari 2014

NALITN TAONTN DAYAK BENUAQ TUNJUNG



Mencintai Indonesia dengan cara menikmati budaya beserta alamya itu adalah hal yang paling mengasikkan bagiku, bersyukur tinggal disebuah pedalaman yang masih banyak menyimpan keanekaragaman budaya & kekayaan alam, jadi tak perlu jauh-jauh jika ingin menikmatinya, walaupun tak dapat dipungkiri aku sering bertualang ketempat lain untuk menikmati budaya & alam yang berbeda.

Budaya adalah aset wisata terbesar bagi Negara Indonesia, karena keanekaragaman budaya tersebutlah Indonesia banyak dikenal di mata dunia Internasional. Tulisanku kali ini akan mengangkat BUDAYA di Kabupatenku khususnya acara adat “NALITN TAONTN” suku Dayak Benuaq Tunjung.

            Dayak adalah sebuah suku terbesar di pulau Kalimantan yang memiliki begitu banyak sub etnis suku. Diantara beberapa sub etnis suku tersebut berada di Kabupatenku, yaitu Kabupaten Kutai barat, Kalimantan Timur seperti suku Dayak Benuaq, Dayak Tunjung, Dayak Kenyah, Dayak Bahau dan Dayak Aoeheng. Aku pun masih memiliki sedikit keturunan darah suku Dayak, yaitu suku Dayak Benuaq yang mengalir dari darah ibuku. Dan sampai saat ini suku-suku tersebut masih melestarikan budaya adat istiadat didalam kehidupan sehari-harinya.

Nalint Taontn dapat diartikan dengan serangkaian upacara adat yang bertujuan untuk membersihkan tahun, bumi dan segala isinya. Melalui para pememang (pemimpin upacara adat Beliant Nalint Taontn) disampaikan harapan masyarakat agar semakin sejahtera dan makmur. Upacara ini juga sebagai ungkapan rasa syukur atas anugrah yang telah diberikan oleh Yang Kuasa, dan merupakan ungkapan nyata bahwa masyarakat selalu memiliki harapan akan kehidupan yang lebih baik & kehidupan yang sejahtera.

Sang Pememang
Salah satu Tarian Beliant


Prosesi acara adat yang dilakukan khusus oleh 2 etnis suku Dayak yang berada di Kabupaten Kutai Barat, dilaksanakan setiap tahunnya oleh suku Dayak Benuaq dengan acara adatnya adalah Beliatn Timeq (Bekelew) dan dari suku Dayak Tunjung adalah Beliant Nalitn Taontn (Negaak Nuaak). Akan tetapi lebih umum keduanya disebut sebagai Nalitn Taontn.

Ada banyak serangkaian acara adat syukuran didalam acara Nalintn taont tersebut, dengan persiapan rangkaian awal yaitu mencari bahan-bahan perlengkapan untuk acara. Hari pertama mencari Kayu Nancakng untuk Rampatn atau Rampa (bahan untuk perlengkapan membuat sarana upacara), hari kedua mencari Daun Biru serta Rotan Ibus.  Setelah kayu, daun & rotan sudah siap selanjutnya hari ketiga mengambil atau menjemput Tukang Beliatn (Pememang). Kemudian mencari lagi ramuan lainnya yaitu Sekarok (Mayang Pinang) dan bambu kuning.

Jika ramuan sudah lengkap selanjutnya di hari keempat kita bisa memulai untuk membuat sarana Beliant di dalam Luuq/Lou/Lamin (rumah panjang adat dayak). Hari kelima dilanjutkan untuk mencari pelengkap sarana adat lainnya seperti pisang, tebu dan Kelapa tua.

Setelah sarana adat sudah lengkap, dihari yang sama Tukang Beliatn pun turun ke situs sentawar yang merupakan tempat kediaman kerajaan sentawar untuk memulai puncak acara pembukaan Nalint Taont. Puncak pembukaan dilaksanakan di situs sentawar tersebut selama dua hari.

Setelah acara puncak pembukaan selesai, kegiatan selanjutnya hari keenam adalah persiapan Tunaang (pembukaan upacara di luuq) selama satu hari dan kemudian hari ketujuh adalah acara Pejeak Petakar (membersihkan seluruh masayarakat sebelum memasuki tempat acara) bertempat di Luuq.
Ramuan Beliant

Acara Pejeak Petakar (membersihkan seluruh masayarakat sebelum memasuki tempat acara)

Semua prosesi upacara adat pembukaan telah selesai, selanjutnya upacara inti yaitu Tunang Beliatn dengan durasi waktu 2 x 8 hari atau dengan total selama 16 hari.

Kemudian Puncak prosesi upacara adat Nalintn Taont ditandai oleh pemotongan dua ekor kerbau dengan cara dibelontang (leher kerbau diikat pada rotan yang disebut selampitn dan ujungnya sudah tersambung ke patung berukiran khas dayak) di lapangan terbuka. Lalu Sang Pememang membacakan doa-doa (atau disebut mantra dalam budayanya) dengan diikuti oleh para tukang beliant lainnya. Hamburan nasi basi menandakan kerbau siap di potong.

1 komentar:

IBU ROSMIATI mengatakan...

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates