Senin, 03 Februari 2014

HUTANKU RUMAHKU

Mereka tak perlu janji-janji dari pemerintah atau janji para calon anggota dewan serta janji para penguasa, selain memohon agar hutan tetap dijaga kini hingga nanti. Tak perlulah orang lain dari luar daerah mereka mengambil hutan tersebut walaupun orang-orang diluar sana memiliki banyak harta. Tak perlulah memberikan janji kehidupan yang layak untuk mereka, cukup orang-orang dari luar sana membantu mereka dalam menjaga hutan-hutan ini. Membantu seperti apa? Dengan cara tidak membuka lahan untuk sawit atau batu bara dan sejenisnya, karena mungkin 5 atau 20 tahun yang akan datang tak akan ada lagi anak cucu mereka (masyarakat pedalaman borneo) yang bisa menikmati manfaat dari hutan.




Sebuah pondok kecil yang dindingnya terbuat dari kulit kayu, beratapkan rumbia dan berlantaikan papan beserta bambu dengan beralaskan tikar dari pelepah daun pandan hutan yang di dalamnya sedang mengepulkan asap dari perapian tempat memasak. Suara burung-burung hutan beserta ayam saling bersahut-sahutan menemani kegiatan mereka dalam dinginnya udara pagi hutan dipedalaman borneo.

Masih sama dengan 5 tahun yang lalu, dimana semua kebutuhan hidup mereka dapatkan dari hutan, dan hingga kini hutan disekeliling pondok (rumah bagi mereka) masih belum terjamah. Dihutan inilah mereka menyandarkan hidup untuk meneruskan perjuangan dalam mencari makanan dan minuman, semoga hingga 5 tahun dan seterusnya masih seperti ini, harap mereka.

Nasi yang mereka dapat dari hasil menanam padi dengan system ladang berpindah-pindah yang setelah dipanen padinya mereka tumbuk sendiri, sayur dari kebun disamping pondok mereka, ikan beserta hewan lainnya dari hasil menjerat serta ada beberapa hewan yang dipelihara, begitu pula untuk mencari penghasilan tambahan dengan cara membuat gula aren dan menjual madu atau buah-buahan.




Raut wajah bahagia tanpa ada rasa terbebani oleh hidup mereka pancarkan, mereka pun tak pernah khwatir oleh bencana kemarau karena tak jauh dari pondok mereka terdapat mata air yang masih terjaga oleh pohon-pohon besar, mereka juga tak khwatir akan bencana longsor dan banjir, karena mereka jauh dari gedung-gedung tinggi.

Walaupun mereka sebagai orang tertinggal, tapi mereka masih maju dari kehidupan orang-orang jaman sekarang (kota), maju karena pada saat masyarakat lainnya (tetangga) sedang membuka ladang atau menanam padi, mereka segera bergotong royong untuk menyelesaikan tradisi yang masih mereka jalankan hingga saat ini.

Namun karena kebutuhan ekonomilah mempupuskan harapan semua manusia. Hingga saat ini tak ada satu pun perekonomian yang berjalan bersampingan dengan hutan (alam) beserta isinya dan hutan bagi mereka nantinya bukan lagi sebagai rumah mereka, melainkan sebagai tempat yang asing. Hutanku rumahku hilang digerus jaman. Padahal merekalah sang penjaga hutan dan pahlawan yang telah banyak menyumbangkan oksigen bagi dunia tapi akhirnya terpinggir oleh dunianya sendiri.

Sendawar, Januari 2014

1 komentar:

IBU ROSMIATI mengatakan...

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates