Selasa, 04 Februari 2014

BANGKITNYA LEMBO (HUTAN BUAH-BUAHAN) TRADISI MASYARAKAT DAYAK INDONESIA

http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/inilah-pemenang-lomba-penulisan-blog-hutan-gr/blog/48361/ :)

Sejak jaman dahulu masyarakat Dayak sudah bertekad untuk tidak menjadi perusak lingkungan dan Hutan, walaupun mereka dulu tidak tau bahwa Hutan (hutan hujan) di Indonesia akan menjadi Hutan terbesar ketiga di dunia setelah hutan di Brazil dan Kongo. Ini terlihat dari cara mereka memanfaatkan dan mempertahankan Hutan, contoh diantaranya adalah Ladang berpindah-pindah dan Lembo (Hutan buah-buahan).

Lembo yang diartikan sebagai hutan di Indonesia dengan ditanami buah-buahan serta tumbuhan obat tradisional merupakan tradisi lokal masyarakat Dayak khususnya di Kabupaten Kutai Barat, Kalimantan Timur. Lembo biasanya berada di dekat permukiman (samping rumah) atau di ladang.

Saat ini keberadaan Lembo semakin terancam punah seperti hilangnya hektar demi hektar Hutan, Lembo juga berubah menjadi hutan beralih fungsi yang dianggap mereka (termasuk masyarakat dayak saat ini) lebih menguntungkan secara ekonomi seperti menanam karet, memperbanyak rumah agar bisa disewakan, menjual ke Perusahaan batubara, dan lain-lainnya. Padahal manfaat Lembo sama besarnya denga Hutan yang belum dijamah.

Sejak tahun 2006 pemerintah Kabupaten Kutai Barat telah mengimbau warga Kutai barat untuk menggerakkan kembali pelestarian lembo-lembo, dan akan diimplementasikan pada tahun ini.

Lembo secara tidak langsung sebagai tradisi kultural masyarakat Dayak yang begitu beragam manfaatnya sebagai hutan buah-buahan dan merupakan sebuah ekosistem lingkungan hidup yang paling akrab dengan kehidupan sehari-hari masyarakat Dayak. Dari segi perekonomian Lembo dapat meningkatkan kesejahteraan baik untuk kebutuhan sendiri atau pun dijual, walaupun hasilnya tidak terlalu banyak. Lembo juga bermanfaat untuk menjaga kepunahan dari buah-buahan langka.
Beberapa buah khas Kabupaten Kutai Barat (kuning : Meluinkg)

Sebuah pondok di samping Lembo
Sungai kecil di belakang Lembo

 Mempertahankan Lembo sama halnya juga telah mempertahankan kelangsungan Hutan tropis yang menyimpan karbon di tanah dan pepohonan sebagai sumber oksigen dan menyerap karbondioksida (CO2) yang kita hasilkan, karena Lembo terdiri dari pohon-pohon besar beserta tumbuhan yang berdampingan manfaatnya, Lembo pun dapat mengurangi emisi karbon sebagai upaya memerangi perubahan iklim serta kehancuran Hutan.

Dapat diperkirakan dimasa depan tidak ada lagi masyarakat dayak yang memiliki Lembo sebagai warisan keluarga yang berkaitan erat sebagai tradisi turun-menurun jika tidak ada gerakan apapun yang dicetus, padahal dulu mereka percaya tak seorangpun berhak menghancurkan warisan berharga ini, maka jangan sampai terjadi kepunahan tersebut.

Bagaimana caranya agar bisa mendukung gerakan untuk menghidupkan kembali tradisi leluhur ini?, yaitu dengan cara penanaman kembali pohon buah-buahan di sekitar rumah, di kampung atau di ladang. Supaya kelak menjadi warisan hutan buah-buahan untuk anak cucu kita. Dan berharap semoga banyak masyarakat yang mendukung Gerakan Transformasi hutan buah-buahan tersebut termasuk dukungan dari Greenpeace (http://www.greenpeace.org)

Anda Juga bisa bergabung bersama ribuan orang untuk bersama-sama Melindungi Hutan. Protect Paradise! dengan cara membuka link http://www.greenpeace.org/seasia/id/aksi-kamu/Protect-Paradise/

Untuk itu secara tidak langsung penulis bercita-cita akan mengkempanyekan 2 Gerakan sederhana Pelestarian Hutan sebagai solusi berkelanjutan, yaitu :

1.GERAKAN BANGKITNYA KEMBALI LEMBO SEBAGAI TRADISI MASYARAKAT DAYAK
Dengan agenda bulan Juni 2014 memulai pembersihan lahan tanah sebesar setengah hektar yang sudah 20 tahun tidak dijamah, lalu dibakar dan kemudian ditanami padi, setelah panen padi diteruskan untuk menanam buah-buahan yang bernilai ekonomi seperti durian, elay, rambutan, mangga, kapur dll

2.GERAKAN WARISAN HUTAN ABADI
Penulis juga telah membeli 4 hektar tanah yang disekelilingnya telah menjadi hutan beralih fungsi (penambangan batubara), tanah 4 hektar tersebut akan penulis buatkan pagar dan nisan yang bertuliskan “warisan hutan ini saya larang dengan keras untuk dialih fungsikan hingga akhir dunia oleh siapa pun”. Tapi sayangnya hingga kini tanah tersebut masih bermasalah.

Dua Gerakan tersebut memang sangat sederhana, namun saya berfikir daripada kita hanya berkoar-koar dan tidak melakukan tindakan apapun atau aksi nyata, maka yang kita suarakan hasilnya akan NIHIL saja. Gerakan tersebut juga akan saya berlakukan pada keturunan saya. Tapi Jujur Gerakan tersebut baru penulis rumuskan sekitar tahun 2013, dan akan memulai untuk mencari dukungan di bulan Maret 2014 ini.

Bagaimana dengan anda? Anda ingin mendukungnya untuk menjadi bagian dari sebuah solusi sederhana? Caranya mudah saja, tinggal anda investasikan saja tanah anda menjadi 2 gerakan tersebut. Mari sukseskan, jangan takut anda kekukarang atau kelebihan harta, mari bersedekah hutan untuk dunia


beberapa referensi :
http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/berkicau-untuk-hutan-indonesia/blog/47146/
http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/pentingnya-sebuah-pohon/blog/47925/
http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/hutan-hujan-great-bear-merajut-perjalanan-pan/blog/44611/
http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/persembahan-bagi-indonesia/blog/44275/
http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/perubahan-iklim-tantangan-dan-solusinya-bagi-/blog/43810/ 

http://www.greenpeace.org/seasia/id/blog/Hukum-Rimba/blog/42383/ 
note : Tuhan bersabda, Setan berbisik, tapi uang bicara…

4 komentar:

backpackerborneo.com mengatakan...

Betul sekali, mereka yang melarang ladang berpindah tak tau bagaimana hakikat peladangan tersebut yang sebenarnya bukan berpindah, hanya berotasi di antara lahan yang pernah di garap beberapa tahun lalu.

rahmayana rebang mengatakan...

iya kak indra. untuk mereka yang belum memahami tradisi ladang berpindah-pindah, bisa baca blog ini >> http://agustinriosteris.blogspot.com/2012/10/stigma-perusak-hutan.html :)

mirna simon mengatakan...


Outdoor activities often led to emergency situations. Lost, bad weather hampered, or run out of stock.
togel singapura

IBU ROSMIATI mengatakan...

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates