Minggu, 07 April 2013

PELANGIMU IKHLASKU 'DIENG

Dieng disanalah tersimpan obat penguat ku,
Penguat tobat yang tertunda,
Namun aku belum sempat menemukannya…


    Sayup-sayup masih terdengar jelas adzan dzuhur berkumandang dari masjid-masjid berarsistek khas di desa dieng. Aku baru saja tiba dan menerima langsung sapaan serta senyuman petani dieng yang baru saja pulang dari kebun. Seorang bapak sedang menggendong anaknya yang tertidur pulas dalam balutan sarung dan ditangan sang bapak ada sebuah cangkul yang dipeganganya, senjata itulah yang mengalirkan sedikit demi sedikit rejeki ke dalam keluarganya.

    Aku terus melaju pelan ke dalam kawasan desa, kuparkirkan sepeda motor yang kupinjam dari teman di Sragen disamping masjid. Beberapa anak berambut gimbal sedang bermain-main ditengah jalan gang sempit ini, disini pula mereka menjajankan uang receh untuk ditukarkan kepada penjual pentol (bakso) keliling.

    Seusai shalat dzhur ibu-ibu yang turut berjamaah melihat ke diriku dengan keheranan, mungkin karena ranselku. Aku pun member senyum serta menyalami mereka satu persatu. Senyum mereka tulus.


    Kopi hitam tanpa gula serta 2 tusuk kentang goreng dan 2 mendoan goreng menemaniku di udara dinginnya dieng. Sang penjual bertanya, apakah aku sudah melihat sunrise di sikunir? Jawabku belum, karena saya mempunyai waktu yang mepet, besok pagi saya sudah harus di solo, namun suatu saat saya akan balik kesini lagi pak. Aku pamit pada bapak penjual tersebut untuk melanjutkan perjalananku. Dan saya kaget kopi serta gorengan semuanya hanya Rp. 5.000 saja. Tadi pun saya sempat bertanya harga kentang di desa dieng, bapak tersebut memberitahukan harga per kilo nya yaitu Rp.5.000 itupun yang besar dan sudah bersih, kalau yang belum bersih hanya Rp.4.000. lebih 2 kali lipat dengan harga di daerah ku yaitu Rp.12.000 per kilo nya.

    Belum jauh dari warung bapak tersebut, aku berhenti sejenak untuk menikmati panorama telaga cebong yang dikelilingi kebun-kebun sayur petani dieng, namun tiba-tiba hujan turun dengan derasnya, membuatku harus menyudahi untuk menikmati keindahan telaga tersebut. aku langsung menggaskan motor kembali.

karena ngetrip sendiri, beginilah caranya mengambil foto :D



telaga cebong

    Entah mengapa ketika dari wonosobo menuju dieng air mata ku mengalir begitu saja, dan ketika sampai di gerbang dieng air mata itu pun mengalir lagi. Sama hal nya ketika 4 tahun yang lalu aku mengenal nama “dieng” dari seorang teman yang mengirimkan foto di email saya. Yah teman tersebut hingga kini aku tak tau keberadaannya. Teman yang pernah mengajarkan aku tentang ikhlas.

    Dieng bagiku adalah keikhlasan, disana saya ingin mencari bahan penguat, bahan penguat yang berasal dan terbuat dari jiwa raga yang tulus dan sabar. Namun dikarenakan waktu yang tidak memungkinkan, saya tidak bisa berlama-lama didaerah ini. Jam 8 pagi saya start dari kota semarang menuju dieng, tiba jam 12 siang di dieng ini dan harus melanjutkan perjalanan kembali ke Yogyakarta seorang diri sebelum jam 4 sore dari dieng.

    Aku berteduh sebentar di dieng plateau theatre. Ternyata disana sudah ada 3 wisatawan yang menunggu theatre untuk dibuka. Seorang bapak-bapak sedang menelpon pengelola theatre, dan katanya tak lama lagi pengelola akan datang ke sini untuk membuka theatre. Tapi sayangnya saya tidak bisa menunggu sekaligus menonton theatre tersebut. kembali saya melanjutkan perjalanan untuk melihat candi-candi. Kompleks Candi Arjuna yang merupakan candi hindu tertua di Pulau Jawa masih berdiri dengan tegaknya di tengah deraan waktu dan cuaca, menjadi bukti warisan kekayaan budaya yang luar biasa. Meskipun beberapa bagian candi mulai aus dimakan usia, namun candi pemujaan Dewa Siwa yang dibangun pada tahun 809 M ini tetap kokoh berdiri memberikan nuansa kedamaian di tengah keheningan alam pegunungan (sumber: www.wikipedia.com).

       Nama Dieng berasal dari bahasa Sansekerta yaitu "di" yang berarti tempat, dan "hyang" yang berarti "dewa pencipta". Secara keseluruhan Dieng dapat diartikan sebagai tempat bersemayamnya para dewa. Sementara para penduduk sekitar sering mengartikan bahwa Dieng berasal dari kata "edi" yang berarti cantik dalam bahasa Jawa, dan "aeng" yang berarti aneh. Dengan kata lain Dieng adalah sebuah tempat yang cantik namun memiliki banyak keanehan (sumber: www.wikipedia.com).

    Objek wisata yang pertama kali saya kunjungi di kawasan dieng adalah telaga warna. Pertama kali melihatnya saya langsung terpesona oleh warna panorama telaga tersebut, namun saya tidak ingin berlama-lama disana karena disetiap sudut saya menemukan orang sedang berpacaran (sialnya karena saya ngetrip sendiri hufftttt).

    “Nafs adalah langit, dan jasad adalah bumi” kalimat ini selalu terngiang-ngiang ditelingaku hingga aku sampai di dieng ini. Kalimat yang kudapat dari sebuah majalah wanita sebelum aku berangkat ke dieng dari daerahku di Kalimantan. Dan ada satu kalimat lagi yang berasal dari email sahabatku 4 tahun yang lalu “jika ikhlas membunuhmu maka tersenyumlah”.

    Sebetulnya aku benci dengan kalimat itu, karena aku tidak paham dengan maksud dari kalimat tersebut. dari kalimat itulah aku berkelana hingga ke dieng untuk mencari tau. Dieng menyimpan banyak misteri tanda Tanya di otak ku, hanya karena dia, dia sahabat dunia maya ku (bukan facebook atau twitter). Namanya pelangimu ikhlasku.

    Pesan emailnya terakhir “jika kau ingin belajar lebih banyak tentang ikhlas, pergilah kau ke dieng, dan disana aku menunggumu” namun sayangnya dulu aku tidak begitu terobsesi untuk berpetualang ke daerah-daerah di Indonesia hingga aku lupa akan password email tersebut.

        Spontan aku pun bercita-cita ingin melihat pelangi di dieng, pelangi yang berbalut keikhlasan orang yang memandangnya, ya !! aku yakin suatu saat pelangi itu akan aku lihat disana, namun entah kapan hingga rindu menunggu dikalbu ku.
    Suatu perjalanan bukan hanya untuk mencari & menikmati keindahan wisatanya saja, namun kita harus bisa mendapatkan nilai positif dari apa yang kita nikmati akan wisata tersebut.

    Aku berharap, semoga ada hikmah dibalik perjalanan singkatku ke dieng ini, aku akan terus mencari dan mencari hingga semua yang membaca tulisan ini pun mendapatkan hikmah yang tak ternilai akan nilai kehidupan. ‘dieng.

Jika aku bukan orang yang ikhlas,
Jika hidupku penuh dengan mengeluh,
Jika dosa tumbuh subur dijiwa ragaku,
Ingatkan aku senyum petani dieng yang menyapaku,
Ingatkan aku suara adzan di desa dieng yang memanggilku,
Izinkan aku tuk terus mencari obat tersebut,
Tuhan.







1 komentar:

IBU ROSMIATI mengatakan...

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates