Selasa, 11 Desember 2012

DURIAN RUNTUH MEMBAWAKU SOLO BACKPACKING KE SULAWESI SELATAN

 


 “dana bantuannya mau dikirim lewat mana yak....”
Kaget dan tak percaya ketika membaca BBM tersebut datang dari seseorang, ternyata proposal yang saya ajukan itu cair !!! yah proposal itu bertujuan untuk meminta bantuan dana berpetualang, anehkan?? proposal ini memang aneh, bagiku itu adalah sebuah “durian runtuh” haha…

                4 september 2012 tepatnya rejeki itu saya terima, pastilah kalian tau perasaan saya saat itu. Otak saya mulai berputar memikirkan untuk kemana “durian runtuh” ini saya gunakan, karena proposalnya untuk berpetualang, berarti saya harus berpetualang hingga terjadilah “durian runtuh” kedua. Akhirnya dengan perjuangan penuh pengorbanan dari jam 6 pagi saya menggaskan sepeda motor dari samarinda menuju kota Balikpapan untuk mengikuti undian tiket pesawat Rp.50.000 dengan syarat membeli tiket di H-1 dan anda tau, itulah “durian runtuh” kedua saya.

                Dengan Rp.1.013.000 saja saya sudah keliling Provinsi Sulawesi selatan (Kota Makassar, Kab.Bulukumba, Kab.Gowa & Kab.Maros) start dari kota Balikpapan, itu sudah termasuk tiket PESAWAT PP, Airpottax PP, makan 2 orang & transport. Dan pastinya sumber dana keliling SULSEL tersebut berasal dari “durian runtuh” yang pertama dan masih ada sisa loh, yah sisa nya untuk bagi2 ke keluarga, teman & bayar pengasuh anak selama saya tinggal tuk berpetualang.
               
Penerbangan saya dari Kota Balikpapan ke Kota Makassar pukul 16.30 wita dan alhamdulilah tidak ada delay hingga saya sampai di Makassar pukul 17.30 wita. 1 jam kemudian saya dijemput oleh teman yang saya kenal dari sebuah group backpacker dan kebetulan dia pernah bekerja di daerah saya. Karena kebetulan saya tidak ada makan siang, maka saya mengajaknya untuk mencari makanan terlebih dahulu sebelum sampai di kost nya. Konro bakar menjadi pilihan kami malam itu. Wow amazing nieh makanan pikiran saya, walaupun sudah tak kuat untuk menghabiskannya, tapi saya tetap nekad tuk menghabiskan iga sapi tersebut (maklum kalaf pemirsa hohohohohooo).

                Hari kedua di Kota Makassar saya memulai berpetualang ala solo backpacker dengan tujuan Pantai tanjung bira di Kab.Bulukumba. untuk sampai kesana saya harus melewati beberapa kabupaten. Ada satu kabupaten yang membuat saya terheran-heran karena selama saya melalang buana (baru seputaran pulau bali, jawa, & Kalimantan saja sieh) baru kali ini saya melihat langsung dijalan-jalan besar banyak orang berseragam “perhubungan” meminta uang ke sopir-sopir mobil yang melintas dijalan tersebut. Awalnya saya berfikir hanya kendaraan roda 4 saja yang diminta, ternyata ketika saya balik dari tanjung bira dan melewati kembali jalan tersebut saya melihat pengendara roda 2 juga dimintain uang. Namun dikabupaten inilah untuk pertama kalinya saya melihat petani garam.

                Hari ketiga kembali saya bertualang dengan tujuan Malino Kab.Gowa. disana saya mendapatkan & menikmati pemandangan perkebunan teh, strawberry, kol, wortel hingga pohon2 pinus, udara disana sangat segar sekali dan hawa nya dingin. Untuk menuju malino saya menggunakan pete-pete (angkot) dari sungguminasa dan transit di bili-bili untuk berganti pete-pete ke malino, sepanjang perjalanan saya dimanjakan oleh pemandangan yang begitu menakjubkan sekali. Sepulang dari malino Saya pun berharap untuk mendapatkan “durian runtuh” lagi tuk yang ketiga kalinya, dengan cara ikut undian tiket pesawat lagi dengan rute Makassar – Balikpapan untuk kembali pulang ke daerah asal (kebetulan saya tidak beli tiket PP) namun karena saingannya banyak, saya tidak memenangkan undian tersebut dan itu berarti saya tidak jadi pulang untuk esok harinya.

                Hari keempat awalnya saya berencana untuk membeli tiket pesawat pada pukul 10.00 wita untuk penerbangan dihari yang sama pada pukul 14.55 wita. Namun sebelum saya ke kantor penjualan tiket pesawat (maklum mau beli online susah akses internet) terlebih dahulu saya bertualang diseputaran kota Makassar yaitu ke Lapangan Karebosi, benteng Rotterdam, somba opu, & pantai losari. Setelah selesai aktivitas tersebut saya langsung ke kantor penjualan tiket (merpati) untuk membeli tiket pesawat. “hammmmma” dengan logat Makassar saya terkejut, harga tiket tersebut muahal (Rp.700.000,-), kembali saya memutar otak. Tanpa aba-aba saya langsung mencari pete-pete (angkot) menuju pelabuhan kapal untuk mencari tau harga kapal laut dari Makassar ke Balikpapan dan “hammmmmmaaa” kembali saya harus memutar otak karena tidak ada kapal yang akan berangkat dihari itu hingga dua hari kemudian. Akhirnya saya ke agen travel untuk mencari tau harga maskapai penerbangan lainnya (lion, sriwijaya, garuda). Dan lagi-lagi “hammmmaa” harga rata-ratanya sama yaitu Rp.700.000 an. Untungnya saya sudah menanyakan harga-harga tiket untuk penerbangan besok harinya. Fiuhhhh dalam 1 jam ternyata saya menggunakan 6 kali pete-pete hanya untuk mencari tiket pesawat & kapal. Dan akhirnya tiket pesawat untuk esok harinya sudah ditangan.

                Capek benar-benar capek rasanya apalagi membawa ransel yang berat kemana-mana. Tapi terbayar mahal rasa capek tersebut setelah melihat taman leang-leang di kab.Maros. Yup setelah dari kantor penjualan tiket. Saya ditemani oleh salah satu anggota Makassar backpacker bertualang ke kab.maros yaitu ke Taman nasional bantimurung.

                Hari terakhir di kota Makassar. Sebenarnya masih ada 4 jam waktu untuk jalan-jalan sebelum chek in penerbangan pesawat, namun dikarenakan betis & perut saya sakit nyeri (maklum 3 hari berturut2 exsplor sulsel) maka saya memilih untuk duduk santai di depan halte DAMRI sambil menunggu keberangkatan bis damri menuju bandara jam 11 siang.

                2 jam duduk dipinggir jalan membuatku banyak memperhatikan orang-orang yang lalu lalang. Pertama kali yang diperhatikan mata saya ini adalah papan yang bertuliskan “bahasa Indonesia jati diri bangsa” yang berdiri tepat dihapanku (depan halte damri/depan RRI kota Makassar). Tak lama seorang anak kecil lewat didepanku sambil menuntun seorang kakek-kakek buta. Dan berselang beberapa menit lewat lagi seorang kakek-kakek yang tidak memiliki kaki sebelah kiri, dan dia duduk diatas triplek yang dibuat seperti papan skateboard untuk membantunya melintasi jalan-jalan.

                Jam menunjukkan pukul 10.30 wita, bis damri yang ditunggu pun datang kemudian saya naik untuk menuju kebandara. Tiba dibandara saya langsung mencari colokan listrik untuk mencas HP dan saya mendapatkan colokan tersebut diujung bandara. Ada seorang wanita berperawakan besar disebelah saya yang sedang tertidur, namun saya tidak terlalu memperhatikan wanita tersebut lebih detail. Dan ada wanita lebih tua dari wanita berperawakan besar tersebut disebelah saya juga. Dia menyapa saya dan mengajak untuk mengobrol, saya pun membalas obrolannya sambil menunggu HP yang sedang dicas dengan berduduk ria dilantai bandara.

                Kasihan, itulah yang terlintas dipikiran saya kepada wanita berperawakan besar yang sedang tertidur pulas dilantai depan bandara yang ternyata adalah seorang tunanetra. Sore kemarin ia sempat dimarahin bahkan dipukul oleh satpam bandara, hanya dikarenakan ia berpenampilan seperti pengemis, padahal ia adalah seorang penumpang pesawat. Pikirku lagi “emang orang berpenampilan seperti pengemis (baju yang sudah terlalu kusam & dekil) tidak bisa membeli tiket pesawat??? Atau bandara hanya untuk orang2 yang berpenampilan wah” .

                Akhirnya saya chek in, dan tak lama saya sudah berada didalam ruang tunggu (gate). Ternyata wanita dua tersebut adalah penumpang dengan tujuan, pesawat & jam yang sama alias kami satu pesawat. Ketika akan menaiki pesawat, saya pun berjumpa dengan tunanetra yang lain. Saya pun dengan tiba-tiba menjumlahkan tunanetra yang saya lihat disepanjang hari itu, yup ternyata berjumlah 4 orang. Ada apa ini?? ternyataTuhan menunjukkan sebuah jalan, jalan dimana saya ingat akan keegoisan diri sendiri, bukan hanya jalan yang Ia tunjukkan tapi ada sebuah peristiwa yang harus membuatku benar-benar ingin pergi dari peristiwa tersebut hingga membuatku terlelap di atas kursi bangku yang berjejer tiga namun hanya diisi oleh saya sendiri.


ITINERARY KALIMANTAN TIMUR – SULAWESI SELATAN
Hari Pertama : Minggu , 23 September 2012
08:00 - 11:00       Beli tiket pesawat di kantor Merpati sekaligus nunggu undian Rp.50.000

Hari Kedua : Senin , 24 September 2012
14:00 - 14:30       Ke Bandara naik angkot Rp.3.000
14:30 - 16:45       Chek in airpottax Rp.40.000
16:45 - 17:45       BALIKPAPAN – MAKASAR (Pesawat)
17:45 - 19:45       Bandara Hasanuddin makasar – Kost Ifah (dijemput ifah)

Hari Ketiga : Selasa , 25 September 2012
08:00 - 08:10       Kost ifah – terminal Mallengkeri (diantar ifah)
08:10 - 09:00       nunggu taxi berangkat
09:00 - 13:00       terminal Mallengkeri – Terminal Bulukumba (Mobil) Rp.35.000
13:00 - 14:00       Terminal Bulukumba – Tanjung Bira (Pete-pete) Rp.10.000
14:00 - 16:00       Exsplor PANTAI BIRA
16:00 - 17:00       Tanjung Bira – Terminal Bulukumba (Pete-pete) Rp.10.000
17:00 - 21:00       Terminal Bulukumba – terminal Mallengkeri – Kost ifah Jl.a.Tonro (Mobil Langsung) Rp.35.000

Hari Keempat : Rabu , 26 September 2012
08:00 - 08:10       Kost ifah –  Jl.S.Alauddin (diantar ifah)
08:10 - 08:30       Jl.S.Alauddin –  Sungguminasa (pete-pete) Rp.3.000
08:30 - 09:00       Sungguminasa – Bili-bili/poros malino (Pete-pete) Rp.5.000
09:00 - 10:00       Bili-bili/poros malino – Pasar Malino (Pete-pete) Rp.10.000
10:00 - 13:00       Exsplor MALINO dengan carter ojek termasuk tiket masuk ke kebun teh Rp.50.000
13:00 - 14:30       Pasar Malino – Sungguminasa (Pete-pete) Rp.10.000
14:30 - 16:00       Exsplor SUNGGUMINASA
16:00 - 16:20       Sungguminasa – Kost ifah Jl.a.Tonro (Pete-pete) Rp.3.000

Hari Kelima : Kamis , 27 September 2012
07:00 - 07:10       Kost ifah –  Jl.S.Alauddin (jalan kaki)
07:10 - 07:30       Jl.S.Alauddin –  Karebosi (pete-pete) Rp.3.000
07:30 - 09:00       Exsplor KAREBOSI, BENTENG ROTERDHAM, PANTAI LOSARI, JL.SUMBA OPU (Jalan Kaki)
09:00 - 09:10       Jl.Sumba Opu – Sentral (Pete-pete) Rp.3.000
09:10 - 09:20       Sentral – masjid (Pete-pete) Rp.3.000
09:20 - 09:30       lanjut Jalan kaki ke Kantor Merpati cari info penerbangan
10:00 - 11:00       Kantor Merpati – bantimurung, Kab.Maros (diantar aswin dengan motor)
11:00 - 16:00       Exsplor BANTIMURUNG (TAMAN LEANG-LEANG DAN SEKITARNYA)

Hari Keenam : Jumat , 28 September 2012

09:00 - 09:10                       Kost ifah –  Jl.S.Alauddin (jalan kaki)
09:10 - 09:30       Jl.S.Alauddin –  Karebosi (pete-pete) Rp.3.000
09:30 - 10:00                       Karebosi – Halte damri (Jalan kaki)
10:00 - 11:00       Exsplor KOTA
11:00 - 11:30                       Halte damri – Bandara Hasanudin,Makassar (bis) Rp.15.000
14:30 - 16:45                       Chek in airpottax Rp.40.000
16:45 - 17:45                       MAKASAR – BALIKPAPAN (Pesawat) Rp.400.000
18:00 - 22:00                       BALIKPAPAN – SAMARINDA (Motor) Rp.10.000


5 komentar:

BlogNa Imoet-Fie mengatakan...

mbak ak add pin bbmu ya...mw tanya2

rahmayana rebang mengatakan...

ok. silahkan :)

pengen tahu mengatakan...

menarik sekali artikelnya, bener2 durian runtuh mba.. mampir www.pengentahu.com mba ada pariwisata sulawesi nya juga.. trims

rahmayana rebang mengatakan...

iya.. ntar saya mampir yach, trims :)

IBU ROSMIATI mengatakan...

KISAH SUKSES
Assalamu alaikum wr wb,,senang sekali saya bisa menulis dan berbagi kepada teman2 melalui room ini, sebelumnya dulu saya adalah seorang Pengusaha Butik yg Sukses, kini saya gulung tikar akibat di tipu teman sendiri, ditengah tagihan utang yg menumpuk, Suami pun meninggalkan saya, dan ditengah himpitan ekonomi seperti ini, saya coba buka internet untuk cari lowongan kerja dan secara tdk sengaja sy liat situs pesugihan AKI SYEH MAULANA Di Website/situnya Saya pun langsug hubungi beliau dan Semua petunjuk AKI saya ikuti dan hanya 3 hari, Alhamdulilah benar benar terbukti dan, semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha, kata kata beliau yang selalu sy ingat setiap manusia bisa menjadi kaya, hanya saja terkadang mereka tidak tahu atau salah jalan. Banyak orang menganggap bahwa miskin dan kaya merupakan bagian dari takdir Tuhan. Takdir macam apa? Tuhan tidak akan memberikan takdir yang buruk terhadap kita, semua cobaan yang Tuhan berikan merupakan pembuktian seberapa kuat Anda bertahan di dalamnya. Tuhan tidak akan merubah nasib Anda jika Anda tidak berusaha untuk merubahnya. Dan satu hal yang perlu Anda ingat, “Jika Anda terlahir miskin itu bukan salah siapapun, namun jika Anda mati miskin itu merupakan salah Anda, saya juga tidak lupa mengucap syukur kepada ALLAH karna melalui Ritual Penarikan Dana Hibah AKI ZYEH MAULANA saya Bisa sukses. Jadi kawan2 yg dalam kesusahan jg pernah putus asah, kalau sudah waktunya tuhan pasti kasi jalan asal anda mau berusaha, AKI ZYEH MAULANA Banyak Dikenal Oleh Kalangan Pengusaha Dan Artis Ternama Karna Beliau adalah guru spiritual terkenal di indonesia, jika anda ingin seperti saya silahkan Lihat No Tlp Aki Di website/internet ~>KLIK DISINI<~ Wassalam

Posting Komentar

Template by:

Free Blog Templates